Tuhan ,semakin gila aku mencintainya.Semakin gila dengan
semua yang dia miliki. Buka harta bukan apa yang dia punya ,tapi dirinya.Iya
,semua yang ada pada dirinya ,tak kupikirkan sebusuk ataupun sebajingan apa
dia.Dia ya Tuhan ........... aku gila aku menggilainya...
Pagi ini kegilaanku memuncak karena sebuah pengabadian
Sunrise di puncak gunung itu. Tuhan ,aku ingin sekali pergi kesana bersama
dia.Aku ingin melepas semua rasa yang slama ini aku pendam. Aku ingin memeluk
kehangatan Sunrise ciptaan-Mu di atas sana bersamanya.
Inginku teriakkan semua apa yang slama ini aku rasa ,aku
pendam dan aku ingin memeluknya dan mengucapkan “AKU SAYANG KAMU”. Iya ,aku
sayang kamu ,tak peduli jawaban apa yang akan kamu berikan padaku. Sepenting
apa jawabmu tentang perasaanu itu tak sepenting rasa yang sudah lama aku pendam untukmu. Rasa
sayang ini ...
Aku bahkan masih bingung dan tak mengerti ,ini rasa sayang
dan cinta karena aku benar-benar sayang dan cinta atau hanya sebatas kagum akan
sosoknya dan semua yang ada pada dirinmu ?? Tuhan ,tapi aku sangat sayang dia
,seburuk apapun sifat dia ,separah apapun tingkah laku dia ,dia selalu membuat
sekotak hati kecilku berdetak takjup.
Hey kamu Sunrise-ku ,hey kamu Sunset-ku !! iya kamu sayang. Aku yakin aku pasti bisa
ketempat itu bersamamu.Tapi entah kapan ,tapi aku yakin bisa. Aku tak pernah
tau perasaanmu untukku dan aku juga tak ingin pernah tau.Aku tak ingin tahu
bila ujungnya hanya membuatku sakit. Cukup dalam diam dan doaku aku mencintaimu.
Tuhan ... maafkan aku ,maafkan aku yang
mencintai tanpa seijin dia.
Ada banyak hal yang membuat aku selalu takut berharap. Masih
dengan garis itu ,kenapa kamu masih di gari itu ? Aku tidak suka ,aku benci dan
aku ingin kamu di garis ini sekarang bersamaku. Udah gitu ,titik. Tapi kenapa kamu tidak pernah sadar ,tak pernah
melihatku sedikit saja ,dan tak pernah ingin tau tentang sekotak rasa ini.
Aku memang harus terbiasa tanpa kamu,iya tanpa kamu yang
dulu. Kenapa wanita itu datang kembali ? Kenapa harus sekarang ini ? Bodoh !!
Seharusnya aku tak perlu bersikap seperti ini. Justru baguskan kalo dia bisa
kembali bersama wanita pujaan itu. Wanita yang dia cintai ,yang segalanya bisa
dia berikan. Tuhan ... sakit sekali ,takpernah tau kenapa bisa seperti ini.
Wanita itu ,iya masa lalumu itu mengubahmu. Bukan seperti yang aku kenal dulu.
“Bodoh !! aku menaruh
banyak harapan banyak harapan untuk kau pilih. Sayangnya kau ambil harapan
kecil dari orang lain (wanta itu) ,hingga menyisakan perih”
Seharusnya aku buang rasa ini dari awal,seharusnya aku tak
perlu merawat dan menjaga perasaan ini. Seharuanya aku cabut perasaan ini dari awal ,tapi akar perasaan
ini sudah sampai sedalam ini ,di sini (hati) . Kekhawatiran yang dulu sempat
aku fikirkan ternyata terjadi. Harus merelakan disaat semuanya sedang mekar.
Semakin dalam perasaan yang tumbuh dan mekar
berarti semakin sakit. Seperti
bunga Boegenfil ,akan mekar dengan indah saat dia disakiti. Bunga yang aneh
,iya aneh seperti katamu. Kata yang pernah kamu lontarkan untukku “cewek aneh”
.
Tak pernah
terfikirkan sebelumnya akan sepelik ini. Perasaan yangs eharusnya tak ada dan
harus aku paksa tak ada.
Jika melukaiku
membuatmu bahagia ,maka aku siap menanggung sakit dengan tawaku sayang...




