Aku

Entah sampai kapan kesabaran ini terkikis habis hanya untuk sekedar bertahan agar tak dipandang rapuh oleh semua orang, kisah hidup ini bercerita tentang hidupku, bermula ketika apa yang kualami merubah segalanya, ketika kehampaan mulai tersentuh aku merasa hidup ini seperti tak memiliki harapan, tak memiliki cita-cita namun aku terpaksa harus tetap semangat dan ikhlas untuk menjalani semuanya karena aku teramat yakin bahwa setiap ketentuanNya adalah yang terbaik dan akan selalu ada hikmah dibalik semuanya, hanya dengan berserah kepadaNya lah yang bisa kulakukan sampai saat ini, yang membuatku mampu tetap bertahan dan bisa berdamai dengan diri sendiri

Sebenarnya aku ingin bercerita banyak tentang hidupku tapi bingung harus mulai darimana karena terlalu banyak kesedihan yang sudah aku alami atau  karena mungkin aku tak terbiasa berbagi kesedihan dengan yang lain, setiap kali aku ingin bercerita atau berkeluh kesah bibirku seakan terkunci, hati kecilku selalu berbisik biarlah cukup hanya aku dan Tuhan yang tau meski semua terasa berat dan begitu menyesakkan

Terkadang aku merasa letih dengan kepura-puraan ini, berpura-pura tegar dihadapan semua orang seakan semuanya baik-baik saja atau selalu ingin terlihat bijaksana ketika bicara masalah tentang kehidupan, seolah-olah masa depan tak menjadi beban dalam hidupku padahal dibalik semua itu aku merasa orang yang paling bodoh atau nol besar diantara semua teman-teman, orang yang paling rapuh, orang yang putus asa, orang yang selalu menggunakan kata-kata pasrah sebagai dalih menutupi ketidakmampuan untuk bangkit dari keterpurukan karena sudah terlanjur kehilangan semangat untuk merubah dan menjalani hidup yang lebih baik atau dengan kata lain mati segan hidup tak mau

Terkadang aku juga merasa malu ketika melihat orang lain yang nasibnya tidak lebih beruntung atau bahkan lebih buruk dariku tapi dia tetap tegar dan semangat dalam menjalani hidup ini, ketika aku merenung, rasa malu itu ada tapi tetap saja tak mampu menumbuhkan semangat dalam hidupku, yang timbul hanyalah rasa syukur dengan apa yang kudapat dan kumiliki tapi tidak untuk dijadikan contoh atau perbandingan bahwa kita hidup harus tetap semangat dan tak boleh menyerah dengan keadaan sesulit apapun karena semua masalah pasti ada jalan keluarnya tapi entah kenapa aku tak bisa berbuat seperti itu, aku sendiri saja tak mengerti dengan diriku apalagi orang lain mungkin karena akal dan hatiku belum diberi hidayah oleh Allah s.w.t sehingga semuanya menjadi terasa sangat berat dan teramat sulit

Yang mampu kulakukan hanyalah berserah atau pasrah namun perlu kalian ketahui pasrah bukan berarti tak menanggung beban dan terhindar dari cobaan "tipis alasan, bilang saja pesimis dalam hidup" mungkin ini sudah takdirku yang tak perlu harus disesali "lagi-lagi takdir yang disalahkan" lalu aku harus menyalahkan siapa karena hanya takdir yang bisa kusalahkan, gak mungkin kan aku menyalahkan teman-teman yang selama ini tetap setia menemaniku baik suka maupun duka

Takdir dan Kekuatan Doa

Entahlah ini benar-benar karena kekuatan do'a atau memang jalan cerita hidup (takdir) ini memang begini.
Alhamdulillah.... akhirnya dia mulai mendekat pada-Nya... meski bukan karena aku... tapi aku sangat bahagiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :D
Tidak... bukan secara tiba-tiba dia menjalaninya...
semua butuh proses.... dan tentunya ada asap lain yang menyebabkan semangat beribadahnya berkobar.

Sebelumnya, Aku hanya bisa bersabar setelah semua usaha untuk membujuknya tidak berhasil.. hampir putus asa... hingga keputusasaanku itu aku tuangkan dalam bait-bait doa pada tiap kelemahanku.
Semoga Tuhan memberikan Hidayah kepadanya entah dari jalan mana saja yang Engkau hendaki.


Aku bukan Nabi, bukan wanita shalehah, hanya seorang yatim piatu yang terlalu banyak dosa..
Doa itu tidak hanya ku ucapkan sekali. tapi aku tak sempat menghitungnya berapa banyak.

Hari itu dia terlihat teduh dan bersinar dengan sisa air wudhu di wajahnya.
Aku tak banayak bicara. Dalam hati aku memuji-Nya.

Dia pun menceritakanperubahan yang dia lakukan, bukan karena ada tragedi hanya sebatas pembicaraan dengan teman kuliahnya dulu tentang keimanan. (Padahal sebelum2nya, mulutku selalu nyerocos dengan banyak dalil dan kisah2)

Mungkin itu jalannya atau kekuatan doa??
Entahlah.... aku selalu bersyukur saat itu higga saat ini dan moga selamanya... aku selalu dapat meng-amiini setiap al-fatihahnya dalam setiap kesempatan. Menengadah bersama, walau aku tidak tahu apa yang dia minta, tapi aku yakin namaku dia sebut ditiap doanya..
Karena arah kita sama, pujian, pengakuan, dan doa kita sama tiap rakaat salat.

'Mencintai seseorang itu memang harus setulusnya, jika tidak seperti keidealan yang diinginkan, bersabarlah dengan doa dan usaha sewajarnya'

inilah cintaku

Mencintai, rasanya seperti menerima anugerah yang luar biasa. Karna ketika memandang orang lain, mendengar mereka berbicara, berada di dekat mereka, menghabiskan waktu bersama mereka adalah hal yang biasa biasa saja, tidak begitu jika denganmu.

Aku akan senang berpapasan denganmu di jalan, walau akhirnya kita hanya berbalas senyum, tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Aku akan sangat terkejut dan mendadak beku ketika tiba tiba kamu muncul di hadapanku dan menyapaku.

Aku akan gembira mendengar suaramu dan memancing agar kamu terus bicara dengan kata kata yang membuatmu tertarik untuk bercerita, hanya supaya telingaku bisa lebih lama mendengar suara indahmu.

Aku akan berbahagia ketika bisa berdua saja denganmu. Walau hanya saling diam satu sama lain, walau tidak ada hal hal penting yang dibicarakan, tapi ada wajah sejuk yang bisa dipandang dan hawa damai yang bisa dirasakan.
Tidak ada penyesalan walau pernah berkata rindu, tapi tidak bisa mengekspresikannya ketika bertemu.

Dan ketika kamu lebih memilih orang lain, siapa bilang aku akan kecewa? Dari awal pun, aku tak pernah benar benar berusaha untuk memiliki apa pun walaupun tentu saja aku akan sangat berterimakasih jika seandainya kamu memutuskan aku sebagai pemilik hatimu. Tapi ketika ini tentang cinta dan kamu, ini bukanlah soal kepemilikan, tapi soal rasa. Juga bukan soal respon atau balasan, tapi tentang spontanitas dan ketulusan. Bukan pula tentang status, tapi tentang kedekatan hati.
Percayalah, tak ada yang perlu kau khawatirkan tentang rasaku padamu. Tentang kapan aku bisa berhenti mencintaimu terus, tentang kapan aku akan mencintai orang lain, dan tentang bagaimana aku menjalani hidup dengan cinta yang masih belum berpindah tempat. Karna sekali lagi, mencintai adalah anugrah. Selama aku masih bisa mencintai, aku masih bisa hidup dan lebih baik lagi, aku bisa bahagia, karna tidak banyak orang di dunia ini yang tau bagaimana rasanya mencintai.

Aku juga memang pernah berkata, bahwa dicintai adalah karunia. Saat tidak dicintai, aku memang tidak menerima karunia, tapi aku memberikannya kepada orang lain, yaitu kamu. Karna kamu adalah orang yang dicintai olehku.

Sekali lagi, jangan khawatir tentang aku. Karna aku yakin aku kelak akan menemukan orang lain yang aku cintai yang juga mencintaiku, atau orang yang aku cintai tapi tidak balik mencintaiku, seperti halnya kamu, atau tetap mencintaimu sampai aku mati. Yang mana pun yang akan terjadi, aku akan tetap bahagia.

Ini adalah rahasia, yang aku yakin kamu sudah tau tanpa perlu kuceritakan.

Semakin Menggilaimu

Tuhan ,semakin gila aku mencintainya.Semakin gila dengan semua yang dia miliki. Buka harta bukan apa yang dia punya ,tapi dirinya.Iya ,semua yang ada pada dirinya ,tak kupikirkan sebusuk ataupun sebajingan apa dia.Dia ya Tuhan ........... aku gila aku menggilainya...
Pagi ini kegilaanku memuncak karena sebuah pengabadian Sunrise di puncak gunung itu. Tuhan ,aku ingin sekali pergi kesana bersama dia.Aku ingin melepas semua rasa yang slama ini aku pendam. Aku ingin memeluk kehangatan Sunrise ciptaan-Mu di atas sana bersamanya.
Inginku teriakkan semua apa yang slama ini aku rasa ,aku pendam dan aku ingin memeluknya dan mengucapkan “AKU SAYANG KAMU”. Iya ,aku sayang kamu ,tak peduli jawaban apa yang akan kamu berikan padaku. Sepenting apa jawabmu tentang perasaanu itu tak sepenting  rasa yang sudah lama aku pendam untukmu. Rasa sayang ini ...
Aku bahkan masih bingung dan tak mengerti ,ini rasa sayang dan cinta karena aku benar-benar sayang dan cinta atau hanya sebatas kagum akan sosoknya dan semua yang ada pada dirinmu ?? Tuhan ,tapi aku sangat sayang dia ,seburuk apapun sifat dia ,separah apapun tingkah laku dia ,dia selalu membuat sekotak hati kecilku berdetak takjup.
Hey kamu Sunrise-ku ,hey kamu Sunset-ku  !! iya kamu sayang. Aku yakin aku pasti bisa ketempat itu bersamamu.Tapi entah kapan ,tapi aku yakin bisa. Aku tak pernah tau perasaanmu untukku dan aku juga tak ingin pernah tau.Aku tak ingin tahu bila ujungnya hanya membuatku sakit. Cukup dalam diam dan doaku aku mencintaimu. Tuhan  ... maafkan aku ,maafkan aku yang mencintai tanpa seijin dia.
Ada banyak hal yang membuat aku selalu takut berharap. Masih dengan garis itu ,kenapa kamu masih di gari itu ? Aku tidak suka ,aku benci dan aku ingin kamu di garis ini sekarang bersamaku. Udah gitu ,titik.  Tapi kenapa kamu tidak pernah sadar ,tak pernah melihatku sedikit saja ,dan tak pernah ingin tau tentang sekotak rasa ini.
Aku memang harus terbiasa tanpa kamu,iya tanpa kamu yang dulu. Kenapa wanita itu datang kembali ? Kenapa harus sekarang ini ? Bodoh !! Seharusnya aku tak perlu bersikap seperti ini. Justru baguskan kalo dia bisa kembali bersama wanita pujaan itu. Wanita yang dia cintai ,yang segalanya bisa dia berikan. Tuhan ... sakit sekali ,takpernah tau kenapa bisa seperti ini. Wanita itu ,iya masa lalumu itu mengubahmu. Bukan seperti yang aku kenal dulu.
“Bodoh !! aku menaruh banyak harapan banyak harapan untuk kau pilih. Sayangnya kau ambil harapan kecil dari orang lain (wanta itu) ,hingga menyisakan perih”
Seharusnya aku buang rasa ini dari awal,seharusnya aku tak perlu merawat dan menjaga perasaan ini. Seharuanya aku cabut  perasaan ini dari awal ,tapi akar perasaan ini sudah sampai sedalam ini ,di sini (hati) . Kekhawatiran yang dulu sempat aku fikirkan ternyata terjadi. Harus merelakan disaat semuanya sedang mekar. Semakin dalam perasaan yang tumbuh dan mekar  berarti semakin sakit.  Seperti bunga Boegenfil ,akan mekar dengan indah saat dia disakiti. Bunga yang aneh ,iya aneh seperti katamu. Kata yang pernah kamu lontarkan untukku “cewek aneh” .
Tak pernah terfikirkan sebelumnya akan sepelik ini. Perasaan yangs eharusnya tak ada dan harus aku paksa tak ada.
Jika melukaiku membuatmu bahagia ,maka aku siap menanggung sakit dengan tawaku sayang...

“Ayah, Aku Mencintainya…..”

 
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Sosoknya telah mencuri perhatian putrimu ini
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Dalam hati ini ada tempat untuk dia, yang kadang menjelma menjadi gundah nan indah
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Sungguh, rasa ini mengalir murni dari sanubari yang kadang akupun tak mengerti
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Malu-malu aku bercerita tentang dia, dan dia
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Tak ku umbar kata untuknya, Biar kubicara dalam do’a
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Bimbing putrimu menghadapi gejolak ini, agar tertata rapi dan tetap tersembunyi
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Tak ingin kau pun sedih, akan Ku tutupi semua patah hati ini dan berusaha aku nikmati
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Beri aku nasihat menjadi wanita dambaan, bagi setiap insan
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Sungguh aku mencintainya….
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Tak perlu ku sebut namanya, kau pun tak perlu tahu
Karena dia belum tentu jadi milikku…
“Ayah, Aku Mencintainya…..”
Suatu saat nanti, dia akan menemuimu jika bukan dia pastilah ada yang lainnya…
yang lebih baik tentunya SEMOGA :)



Cara Belajar Efektif yang Tidak Membosankan

Ada beberapa cara belajar efektif agar kegiatan belajar yang sehari-hari kita lakukan tidak membosankan tetapi bisa menyenangkan :
1. Selingi dengan istirahat
Jika anda merasa jenuh dan capek, sebaiknya anda berhenti untuk belajar dan selingilah dengan istirahat karena hal ini penting agar anda tidak drop.
2. Atur Ruang Belajar
Aturlah kenyamanan ruangan belajaranda, kareba bagaimanapun andalah yang akan menentukan kesuksesan belajar anda. Dengan ruangan yang baik tentunya akan semakin membuat anda semangat belajar. Hal ini merupakan cara belajar efekti bagi anda.
3. Dengarkan Musik
Jika anda merupakan tipe belajar yang suka musik attu bisa belajar dalam keadaan ribut. Solusi belajar dengan diselingi musik juga sepertinya baik dilakukan untuk anda.
4. Belajar dengan Praktik
Belajar dengan praktek merupakan cara belajar paling bagus dan efektif karena didalam keduanya ada teori dan prakteknya. Untuk itu anda bisa melakukan praktek jika anda mau.
5. Belajar dengan Rutin
Belajarlah dengan rutin, karena dengan belajar rutin anda bisa mengingat semua pelajaran baru maupun lama.
6. Jadilah seorang Detektif
Jadikanlah pelajaran yang anda temui sebagi teka-teki dan anda harus menjadi detektif untuk bisa memecahkan teka-teki itu.
7. Ubah Metode Belajar
Cobalah belajar dengan banyak metode, membaca, praktek, dll. Karena hal itu bisa membantu anda agar tidak cepat bosan.
8. Ciptakan suasana yang kondusif
Ciptakanlah suasana belajar yang tenang dan kondusif, agar pelajaran yang anda pelajari masuk kedalam otak.
9. Mengerti bukan Menghafal
Coba anda belajar memahami dan mengerti pelajaran yang anda pelajari. Bukan untuk dihafal, dihafal boleh saja asalkan anda bisa memahaminya.
Karena belajar yang baik adalah muncul dari hati bukan karena terpaksa.